Dengan tatapan agak lemas, Lelaki tua itu berjalan dengan PD (pamer daki) berprofesi sebagai guru, berjalan menuju parkiran motor yang terletak di depan masjid sekolah kami.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*bel pulang sekolah berbunyi*
Hari itu sangat begitu terik ….
Gw : *mencari tempat berteduh, menuju ke arah masjid*
Lelaki tua itu : *berjalan berlawanan arah yang sama2 menuju ke masjid*
Gw : *mencari harta karun di hidung*
Lelaki tua itu : *masih tetap melangkah*
Gw : “krek...krekk”
Lelaki tua itu : *enam langkah lagi, dia akan berpapasan dengan gw*
Gw : *ngelap keringet di dahi*
Lelaki tua itu : *dua langkah lagi akan berpapasan*
Gw : *nunduk, ngupil lagi*
Lelaki tua itu : *pulpennya terjatuh, dia menunduk, mengambilnya*
Entah apa yang terjadi tiba2 seluruh dunia berubah menjadi slow motion
CRING ... CRING ... CRING *layaknya sisi2 pedang samurai yang terkena cahaya*
Gw : MY EEEEEYEEEESS ...
Dalam hati gw : mampuuuus gw...kodok jebleh...dengkul kopong...ketek basi
Lelaki tua itu : hehehehe *berlalu dengan wajah tak berdosa*
Gw : *terhempas ke belakang, menutup mata, bertingkah tak karuan*
Esok harinya ...
Temen gw : bro ! sejak kapan lo berubah hobi jadi ngintipin cewe boker ?
Gw : Nenek lo mencret !
Temen gw : Lho ? lo kok tau nenek gw mencret2 ?
Gw : Kemaren gw baru kena sinar inframultualisasi tingkat akut , gokil gak ?
Temen gw : gak ! biasa aja, tapi lo punya tampang model kalo bintitan gitu !
Gw : Pantat lo bisulan !
Temen gw : Lho ? lo kok tau gw lagi bisulan di pantat ?
Esok harinya pada saat Upacara bendera, hari itu pagi yang cerah juga terik...
Gw : mampus deh gw, guru botak tadi jadi pembina upacara *nunduk*
Satu sekolahan : *pandangan semua ke podium*
Lelaki tua itu : *habis selesai membaca PANCASILA tiba2 pulpennya terjatuh*
Satu sekolahan : *terpaku melihat kejadian itu*
CRING....CRING...CRING..CRING *layaknya sisi2 gergaji pohon yang terkena cahaya*
Satu sekolahan : MAAAAAAAIYYY.....EYYYYYYYEEESS....*gempar gempitar*
Dalam hati satu sekolahan :makjang....nenek mabok..cacing streaptease...jempol goyang !
Lelaki tua itu : hehehehehe....*keheranan ngeliat satu sekolahan nutup matanya semua*
Esok harinya ...
Gw : *ketawa ngakak ngeliat satu sekolahan pake kacamata minus*
Lelaki tua itu : *pulpennya jatoh pas didepan gw*
CRING...CRING...CRING *the second attack*
Gw : AMPUUN MAK ... maybe the next i’m be a blindman
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tapi bro cerita intinya bukan pada cerita tadi,
Ok ! back to that moment ...
Lelaki tua itu akhirnya sampai di parkiran depan masjid.
Didalam masjid kami lagi ngobrol.
Lelaki tua itu menatap Vespa keramatnya.
Lelaki tua itu : *mulai menhelaVespa keramat*
Vespa keramat : Drrrrrtttt......rrrrttt....tttttttt
Lelaki tua itu : *menghela lagi setelah tau helaan pertama sia2*
Vespa keramat : Rrrrrnggg.....ngggg.....rrrrttt....
Lelaki tua itu : *geleng2 lalu dengan wajah serius kembali menghela Vespa keramat itu*
Vespa keramat : Grrrrng....grrrr...nngggg....rrr...nggg..
????? : Duuuuutttt ....
Dan Lelaki tua itu pun berlalu bergitu saja ...
Gw : Eh bro, lo denger suara terakhir dari Vespa tadi ?
Temen gw : Denger sih, tapi gue gak tau itu suara apaan ..
Bulu kuduk gw semua berdiri karena suara misterius tadi ...
Maybe it always be a mystery ... no one know what the sound was ...
Tapi gue berhasil mencuri moment2 untuk mengambil Vespa keramat itu. Alhasil :



1 komentar:
wakakakakaka...gokil abis...!!
napa fahri ga jadi penulis skenario extravganza ja...hehehe
Posting Komentar